,
|

Lambang Bunga Provinsi Sumatra Selatan


 Arti Lambang Provinsi Sumatra Selatan

Pada posting sebelumnya kita telah membahas arti lambang Riau. Pada posting kali ini kita akan membahas arti lambang Provinsi Sumatra Selatan. Namun sebelum masuk kebahasan soal arti lambang, ada baiknya kita mengetahui sekilas wawasan tentang provinsi ini.

A. Sekilas wawasan tentang Provinsi Sumatra Selatan

  • Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. 
  • Provinsi Sumatera Selatan beribukota di Palembang. 
  • Ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang, telah terkenal sejak dahulu karena sempat menjadi ibu kota dari Kerajaan Sriwijaya.

  • Secara geografis provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan provinsi Jambi di utara, provinsi Kep. Bangka-Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat.
  • Provinsi Sumatra Selatan banyak memiliki tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi seperti Sungai Musi, Jembatan Ampera, Pulau Kemaro, Danau Ranau, Kota Pagaralam dan lain-lain
B. Makna dan Arti Lambang Provinsi Sumatra Selatan

Nah inilah gambar lambang provinsi Sumatra Selatan. Sumber gambar wikipedia/sumatera selatan.
arti lambang,lambang provinsi ,logo provinsi,gambar lambang, arti lambang aceh,logo-logo, logos,membuat logo,daftar provinsi
Lambang Provinsi Sumatra Selatan

  • Atap rumah Sumatera Selatan berujung 17, dengan delapan baris dan empat puluh lima buah genteng, bunga teratai, batang hari sembilan, adalah lambang hari kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.
  • Bunga Teratai, adalah lambang keadilan berdasarkan Pancasila.
  • Batang Hari Sembilan, nama lain Sumatera Selatan adalah lambang kemakmuran.
  • Jembatan Ampera, adalah lambang kemajuan dan ciri khas kota Palembang.
  • Gunung, adalah lambang keperkasaan.
Demikianlah kurang lebih arti lambang Provinsi Sumatra Selatan. Semoga bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua. InsyaAllah kita lanjut pembahasan tentang makna dan arti lambang provinsi Lampung pada posting berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar